
Ini membuatku menggelitik penasaran. Sebuah cangkir itu kuseduh lalu hilang meresapnya, aku tak ingin berkata saat ini. sedang rahasia bahasa malam tak bisa kumengerti.
Allah, senyuman itu indah bukan? you see? mereka membuatku tak bisa berkutik untuk seketika. aku takut terpaut lagi. aku mendekapnya namun mengapa tetap merintih?
"jangan kau peluk teralu eratlah, nanti sukar melepaskannya".
Hentikan risau ini. aku akan kembali.




0 komentar:
Posting Komentar